Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2019

Jeritan Kuntilanak

Jeritan kuntilanak Malam kian menjerit bintang-bintang berlahan menghilang bulan terus berlalu meninggalkan langit malam kini, embun mulai memberi tenang pada seluruh penghuni malam terbirit tanpa permisi menampar keras hingga bulu kuduk tubuhku berdiri angin malam ini menggigil aku dibuatnya

PUISI UNTUKMU

Gambar
Puisi Untukmu aku membawamu pulang bersama bait dalam puisiku kuselipkan rindu yang menghangat kulumat kata demi kata pada baris puisiku hingga kau betah menikmati hatiku yang sepenuhnya untukmu jangan dulu beranjak pergi aku belum puas meraba setiap kata pada sajakku tentangmu jika kau tak ada hangat sajak itu akan ikut menghilang jangan pernah berpikir aku baik-baik saja tanpamu kau tahu, kepergianmu menyisakan lara untukku puisiku untukmu adakah sajak yang tertulis pada hatimu ? katakanlah tentang aroma kata-kataku agar bisa kubawa kau tertidur pada baris puisiku hingga kau terlelap pada pangkuan kata-kata dan sajaknya tulisanku tentangmu, kunikmati maknanya kupuaskan hatiku dengan kehadiranmu pada mimpi dalam lelapku puisiku untukmu, kurebahkan hatimu pada setiap sajaknya. puisiku untukmu @C_Patria. Kupang, 30 Juni 2019

Puisi, Surat untukmu

Gambar
Suratku.. Dibanjiri tinta tak berwarna Coretan kata tentang malam Berserakan diantara baris-barisnya Menumpuk hingga dibaris terakhir Tak aku pedulikan sakitnya Inginku, rasaku berpadu menjadi deretan kalimat panjang Hingga kau paham Dan tak perlu aku berlari mencari kediamanmu. Mengapa belum ada kabar darimu ? Surat balasanmu belum sampai sayang Jangan bilang coretanku pada baris-baris itu menghilang. Ataukah suratku usang sebelum sampai padamu ? Deretan kata pada barisnya Mengapa kau abaikan saja ? Kau tahu, jiwaku kuselip rapi dalam setiap kata-kata itu Rasa dan harapku membungkus setiap makna coretan pada kalimat itu Apakah kata-kataku sampai padamu ? Jangan bilang, jangkrik malam mencuri baitnya Aku akan berteriak hingga jangkrik itu tak lagi bernyawa Coretan kataku bukan makanan yang pantas untuknya Kau biarkan semua coretan itu menghilang ? Lalu bagaimana denganku ? Aku lelah berusaha memahami diammu Jika tak ada yang ingin kau sampaikan Biar kurem...

Who are you for you and your life?

Gambar
Siapa Kamu untukmu dan Kehidupanmu ? Dalam menjalani kehidupan, kita selalu berusaha menjadi yang terbaik. Dalam hal apapun itu. Bertemu dengan orang yang berbeda setiap hari, itu akan mengajarkan satu hal kepada kita bahwa hidup itu bukan hanya tentang kita tetapi juga tentang orang lain dan sesama. Belajar dari setiap mereka yang kita temui setiap hari, belajar dari setiap cara bicara, attitude, respon dan tanggapan mereka akan segala hal yang ada disekitar kita. Kadang kita tidak terima tentang apa yang ditunjukan oleh orang-orang itu, entah cara bicaranya, attitudenya atau kebaikan dan kebururkannya, itu memang harus terjadi pada diri kita. Karena kita sudah lahir untuk menjadi seperti itu “ menerima dan menolak kehadiran orang lain”   Ketidaknyaman kita berada ditengah mereka terus diuji, apakah hal seperti ini akan mebuat kamu menjadi diri kamu sendiri, menemukan dirimu sendiri atau malah menjadi orang lain ? karena terus diuji oleh waktu dan kehadiran mere...

Have you ever been disappointed and heartbroken because of someone you want ?

Gambar
Apakah kamu pernah kecewa dan patah hati karena seorang yang kamu inginkan ?  Terima kasih sudah menyakitiku. Aku merasa cukup dewasa sekarang. Merasa sudah cukup tau mana yang baik dan benar, mana yang harus dihentikan dan sisi hidup mana yang harus dilanjutkan.   Harapku, semoga semuanya berakhir. Aku melalui hari-hari yang cukup berat. Tidak seberapa lama, tapi seberapa banyak ini memenuhi hati dan pikiranku. Kita pernah bersama dan sejujurnya setiap hari adalah hari yang luar biasa untuk saya, bisa focus dan melakukan semuanya dengan sangat baik. Itu karena aku nyaman, sangat nyaman.  Entah bagaimana waktu bisa secepat itu menutup cerita. Aku yang masih sangat ingin bersama dan tertawa, harus berhenti secepat yang tidak pernah kuinginkan ? Aku pandai membuat lupa, aku pandai bertindak seolah-olah semuanya tidak pernah terjadi. Tetapi mengapa, tentang kamu tidak bisa ? aku bahkan harus merasa tersiksa setiap hari, membohongi hati dan pikiranku s...

Be a Good Teacher.

Gambar
" Anak Kecil itu,mereka adalah Guru Bagi Saya"   I want to be a good teacher & stay humble (everytime and everywhere) Menjadi guru itu bukanlah hal yang mudah. Kalau hanya sekedar menyampaikan materi pelajaran dari buku teks kepada murid-murid, banyak orang bisa melakukannya. sesungguhnya guru dituntut untuk tidak hanya mengajar dan melatih, tetapi juga MENDIDIK. Inilah salah satu hal yang paling banyak dilupakan. Banyak orang merasa bisa menjadi guru, juga banyak orang tua merasa lebih pintar dari guru anaknya, banyak pegawai non-guru yang sinis melihat profesi guru. yah... mereka lupa bahwa tugas guru tidak hanya sekedar menyampaikan isi materi dalam buku. Mendidik dituntut oleh rentetan kemampuan untuk: Mencintai, Mengasihi, Memberi perhatian, Mendengarkan, Memotivasi, Memfasilitasi, Menstimulasi, Menjadi sahabat anak-anak murid, Mengajar dengan tulkus, iklas dan rendah hati.Bukan pekerjaan gampang ! Setiap anak ingin diperhatikan. Mereka yan...

Sudahkah Kamu Menjadi Dirimu Sendiri ?

Gambar
who am i ? siapa aku bagi semesta ? siapa aku bagi mereka dan siapa aku bagi diriku sendiri ? ini tentang semesta dan ceritanya. ini tentang hidup dengan segala macam dinamikanya. Siapa saya kemarin, hari ini dan nanti. Siapa mereka bagi diri mereka sendiri dan siapa mereka bagi saya. Interaksi dan relasi dengan segala macam cara dan warna dengan orang lain, selalu memberi banyak pelajaran dan pengetahuan. Ada banyak ruang untuk bersandiwara agar bisa  diterima dan dianggap ditengah perkumpulan.  Ada banyak cara termasuk menjadi orang lain dengan segala macam suara, pandangan dan bicaranya, yahhh.. agak dilihat kemudian dianggap dalam sebuah kebersamaan.   Untuk saat ini, dunia terlalu naif. terlalu egois tentang sebuah relasi. Kamu tidak bisa menciptakan tawa dan suara, kamu bukan bagian dari kami. Tetapi, apakah kau pernah tahu bagaimana tentang dirinya dan segala macam skenario hidupnya ? Sehingga seenaknya saja mengansumsikan hal-hal yang neg...

Gangguan Kepribadian Antisosial VS Social Anxiety Disorder (SAD/Fobia Sosial). apa kamu termasuk dari salah satunya ?

Gambar
Gangguan Kepribadian Antisosial VS Social Anxiety Disorder (SAD/Fobia Sosial). banyak sekali yg menyebutkan bahwa SAD mengalami gejala anti sosial, tetapi yg ditulis adalah gejala SAD. Mungkin karena kurang nya informasi yg di terima, maka ada mismatch pengertian antisosial dengan SAD/fobia sosial. Kepribadian anti sosial BUKAN mereka yg takut keluar rumah/tdk bisa bergaul, memilih sendiri drpd bergabung dgn teman² nya. Ini pengertian yg SALAH. GANGGUAN KEPRIBADIAN ANTISOSIAL adalah Gangguan kepribadian antisosial adalah salah satu gangguan yang ditandai dengan sikap tak acuh terutama terhadap peraturan yang ada di masyarakat. Pola utama dari gangguan ini berupa perilaku manipulatif seperti berbohong atau menipu untuk keuntungan pribadi. Karakteristik orang dengan gangguan kepribadian antisosial bisa bermacam-macam, namun biasanya mereka gagal untuk menyesuaikan diri dengan norma sosial dan perilaku taat hukum. Mereka cenderung akan melakukan perbuatan melangg...

Puisi. Siapa Aku dimatamu ?

Gambar
Siapa aku dimatamu ? Tertatih mengais tangis. Adakah sepotong hati di tangan orang-orang itu ? Tertatih mengais hati. Adakah uluran tulus pada luka dan tangisnya ? Saudaraku. Ingin kugenggam erat lukamu. Ingin kupeluk tangismu Maaf, aku tak berhati Aku tak bisa peduli Saudaraku, dayaku tak sampai. Tertatih mencari jemari Adakah harapan ditangan orang-orang itu ? Saudaraku Kau mencari dibawah terik Terbakar lara dan laparmu Kau berdiri tegak manyambut sapa Berbalik tatap tertampar amarah mereka Kau tunduk, terbentur pilu. Maaf saudara, lagi-lagi aku tak berhati Tertatih mengais janji. Adakah langkah yang terhenti lalu memberi ? Kemana dia si pelipur lara itu pergi ? Akankah kau kembali, membawa pulang hatimu yang menghilang itu. @c_Patria. Kupang, 20 Juni 2019

Puisi. Sajakku Mati.

Gambar
Sajakku mati. Aku si diam dan si pilu. Adakah sepotong hati dimatamu ? Mengapa terus diam pada resah dan pilunya ? Gapailah dia ! Lihatlah, Ada rindu dan harap pada bola matanya Aku si luka. Rintihku, apa kau pernah peduli ? Mengapa padamu sajakku mati ? Kemana kau bawa pergi sepotong hati itu ? Mengapa kau masih mencari, aku masih disini dengan diam dan lukaku Dimana letak hati itu ? Mengapa terpaku pada keputusasaan dan lelahnya ? Lihatlah, Ada banyak mimpi pada rintihnya. Aku si batu. Diamku, apa kau paham ? Aku tau kau terluka karenaku. Maaf, hati itu menghilang. Aku sudah berpuisi. Aku sudah bersajak pada aksara. Apa jawabannya ? Tidak ada yang perlu dirisaukan. Menghilang dan pulang saja, ia tidak akan kembali. Aku si angin Belaian manisku, pahamkah kau apa maksud semua itu ? Bisikan lembutku, sampaikah itu pada hatimu ? Dimana kau berlari saatku mencari ? Aku sudah lelah. Aksara tak membalas. Aku ingin pula...