Cerpen. Selangkanganku terbungkus Kertas Rupiah
Selangkanganku terbungkus kertas rupiah Saya baru saja keluar dari hotel berbintang lima yang terletak tak cukup jauh dari pusat kota ketika ibuku melewati jalan di depan hotel dengan memikul peralatan semir dan sol sepatu. Agar tidak diketahuinya saya masuk kembali kedalam hotel dan duduk di kursi tepat di samping resepsionis hotel. Ibuku adalah seorang petani, ia tidak mempunyai penghasilan tetap. Agar bisa memenuhi kebutuhan saya dan adik saya sehari-hari, Ibu bekerja sebagai pembantu, pembersih jalan, semir sepatu, menjahit dll di setiap rumah-rumah yang ada di kampung saya. Ibu akan bekerja ketika pemilik rumah membutuhkan tenaganya. Jika tidak ada keluarga kaya yang memberinya pekerjaan, ia akan berjalan-jalan dipinggir jalan, ke rumah-rumah untuk menawarkan diri bekerja, atau menawarkan sepatu orang-orang untuk disemir. Seperti itulah pekerjaan ibuku. Kami hanya hidup bertiga, Adikku Rita dia baru berumur 2 tahun, dan saya seorang siswi SMA kelas 2. Ayah kami pergi menin...