Puisi. Siapa Aku dimatamu ?
Siapa
aku dimatamu ?
Tertatih
mengais tangis.
Adakah
sepotong hati di tangan orang-orang itu ?
Tertatih
mengais hati.
Adakah
uluran tulus pada luka dan tangisnya ?
Saudaraku.
Ingin
kugenggam erat lukamu.
Ingin
kupeluk tangismu
Maaf,
aku tak berhati
Aku
tak bisa peduli
Saudaraku,
dayaku tak sampai.
Tertatih
mencari jemari
Adakah
harapan ditangan orang-orang itu ?
Saudaraku
Kau
mencari dibawah terik
Terbakar
lara dan laparmu
Kau
berdiri tegak manyambut sapa
Berbalik
tatap tertampar amarah mereka
Kau
tunduk, terbentur pilu.
Maaf
saudara, lagi-lagi aku tak berhati
Tertatih
mengais janji.
Adakah
langkah yang terhenti lalu memberi ?
Kemana
dia si pelipur lara itu pergi ?
Akankah
kau kembali, membawa pulang hatimu yang menghilang itu.
@c_Patria. Kupang, 20 Juni 2019

Komentar
Posting Komentar