Be a Good Teacher.

" Anak Kecil itu,mereka adalah Guru Bagi Saya"

I want to be a good teacher & stay humble (everytime and everywhere)


Menjadi guru itu bukanlah hal yang mudah. Kalau hanya sekedar menyampaikan materi pelajaran dari buku teks kepada murid-murid, banyak orang bisa melakukannya. sesungguhnya guru dituntut untuk tidak hanya mengajar dan melatih, tetapi juga MENDIDIK.
Inilah salah satu hal yang paling banyak dilupakan.
Banyak orang merasa bisa menjadi guru, juga banyak orang tua merasa lebih pintar dari guru anaknya, banyak pegawai non-guru yang sinis melihat profesi guru.

yah... mereka lupa bahwa tugas guru tidak hanya sekedar menyampaikan isi materi dalam buku.
Mendidik dituntut oleh rentetan kemampuan untuk: Mencintai, Mengasihi, Memberi perhatian, Mendengarkan, Memotivasi, Memfasilitasi, Menstimulasi, Menjadi sahabat anak-anak murid, Mengajar dengan tulkus, iklas dan rendah hati.Bukan pekerjaan gampang !
Setiap anak ingin diperhatikan. Mereka yang mendapat perhatian yang besar akan menjadi orang besar. dan sesungguhnya tidak ada anak yang gagal, yang ada adalah guru yang tidak atau kurang memberi perhatian kepada anak muridnya.
Dan hal kurangnya perhatian ini karena ada begitu banyak kesenjangan dan pertentangan dalam proses realisasinya belajar dan mendidik tersebut.
Hanya guru-guru yang terpanggil yang bisa mendidik dengan hati.
Hanya guru-guru yang mau memberikan perhatian kepada setiap individu secara detail dan mendalam, yang akan dikenang murid-muridnya.
Menjadi Guru bukan untuk mencari pemenuhan keinginan diri, melainkan untuk memenuhi kebutuhan anak peserta didik.
semua anak ingin yang baik, berhasil dan "menjadi orang". dan hanya cinta dan perhatian orang dewasalah yang bisa merealisasikan keinginan-keinginan tersebut.

"senakal apapun seorang anak, akan luluh oleh perhatian dan cinta"

Memberi perhatian kepada anak didik dengan cara yang kurang wajar (kekerasan fisik), tidak akan mengubah mental mereka. Malah mereka akan semakin menjadi-jadi. Prilaku dan metal mereka akan berubah menjadi lebih buruk dengan tidak memberi respon terhadap apa yang kita sampaikan, acuh tak acuh, tindakan selalu bertolak belakang dengan apa yang kita harapkan dan kemalasan yang semakin meningkat (cara mereka balas dendam dengan berlahan membunuh mental dan kesabaran kita sebagai pendidik).
Disinilah peran kita yang sesungguhnya, memberi perhatian dan cinta dengan penuh kesabaran dan ketulusan, maka mereka akan menjadi pribadi yang baik juga. Meskipun kita akan mengalami kendala berbagai hal dan sakit hati tetapi itu adalah sebuah usaha yang akan membuahkan hasil yang baik.
Saya selalu berpikir, bisakah saya menjadi seorang guru yang baik?
Bisakah saya menjadi pribadi yang akan diterima dengan baik oleh mereka ?
Apakah saya bisa memberikan ketulusan dan kesabaran untuk memperbaiki dan memberi pengaruh pada mental psikis mereka ?
Saya yakin, bukan hanya saya yang berpikir demikian, tetapi kita semua juga selalu melihat kepada diri kita sendiri. Akan seperti apa aku dimata mereka.

Mari mengevaluasi diri sambil beradaptasi dan membangun relasi yang baik dengan peserta didik.
kita semua guru dan calon guru yang selalu bisa karena kita luar biasa.


juga semangat untuk PPL saudaraku semua..



#Jalan Sunyi
@C_Patria. Kupang, 30 Mei 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Egosentrisme Tingkat Goblok-Tulisan dari hasil duduk bermenit-menit di toilet✔️